DENPASAR – Kota Denpasar terus mengukuhkan dirinya sebagai pusat inovasi pendidikan di Bali. Tahun 2025 menjadi saksi lahirnya berbagai terobosan yang dirancang khusus untuk menjawab tantangan rendahnya minat baca dan tuntutan digitalisasi. Berikut adalah empat inovasi unggulan yang tengah membawa perubahan nyata di ruang-ruang kelas:
1. Saku Baca: Menghidupkan Budaya Menulis di SD Negeri 13 Kesiman
Inovasi Saku Baca yang digagas di SD Negeri 13 Kesiman hadir dengan konsep yang sangat dekat dengan dunia anak. Bukan sekadar membaca, inovasi ini mewajibkan siswa untuk memproduksi ringkasan cerita dari buku yang mereka pinjam di perpustakaan. Ringkasan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam "Saku Baca"—wadah gantung kreatif yang dipasang di area kelas. Melalui siklus membaca, menulis kembali, dan memajang hasil karya, siswa tidak hanya mengasah daya ingat tetapi juga membangun rasa bangga terhadap hasil literasi mereka sendiri.
2. CANANG SARI: Membangun Kebiasaan di SMP PGRI 8 Denpasar
Di SMP PGRI 8 Denpasar, literasi diperkenalkan melalui pembiasaan yang disiplin namun menyenangkan lewat inovasi CANANG SARI (Membaca Senang Setiap Hari). Inovasi ini menyasar akar permasalahan rendahnya nalar kritis dengan mewajibkan aktivitas membaca pagi dan pengisian jurnal membaca mingguan. Untuk menjaga motivasi siswa, sekolah menghadirkan "CANANG SARI Award" dan pemilihan Duta PERMATA, sebuah kompetisi sehat yang mengubah kegiatan membaca dari kewajiban menjadi sebuah prestasi yang bergengsi.
3. SIJUKI: Panggung Jurnalistik di SMPN 14 Denpasar
Transformasi literasi tingkat menengah terlihat jelas melalui SIJUKI (Sistem Jurnalistik Kita) di SMPN 14 Denpasar. Inovasi ini menyediakan platform digital bagi siswa untuk berperan sebagai jurnalis muda. SIJUKI mengakomodasi berbagai konten, mulai dari Flash Story, profil prestasi siswa, hingga laporan ekstrakurikuler. Dengan sistem yang terstruktur, SIJUKI berhasil mengubah kecenderungan siswa yang sebelumnya hanya mengonsumsi media sosial menjadi pencipta konten (content creator) yang bertanggung jawab dan kritis.
4. Jelita Jubinsa: Literasi Masa Depan di SMP Bintang Persada
Membawa literasi ke level yang lebih mutakhir, SMP Bintang Persada Denpasar meluncurkan Jelita Jubinsa (Jendela Literasi Digital). Platform digital ini mengintegrasikan teknologi AI Text-to-Voice dan glosarium interaktif untuk membantu siswa memahami teks dengan lebih mudah. Dengan program "15 Menit Sehari", progres membaca setiap siswa terpantau secara real-time melalui dasbor admin. Inovasi ini membuktikan bahwa teknologi bukan saingan buku, melainkan alat bantu yang sangat efektif untuk mempercepat pemahaman literasi di era Web3
Pencapaian ini mencerminkan komitmen kuat para pendidik di Denpasar untuk menciptakan lingkungan belajar yang literat, di mana setiap inovasi disesuaikan dengan kebutuhan unik siswa di sekolah masing-masing.
11 Desember 2025
10 Desember 2025
12 Desember 2025