Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Denpasar melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Inovasi Daerah yang bertempat di SD Negeri 13 Kesiman. Kegiatan ini dilakukan terhadap inovasi Rapelin (Residu Plastik jadi Lilin) sebagai Aroma Terapi, yang merupakan inovasi kreatif berbasis kepedulian lingkungan dan pemanfaatan limbah.
Pelaksanaan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk menilai efektivitas, keberlanjutan, serta dampak inovasi Rapelin dalam mengurangi residu plastik sekaligus menghasilkan produk bernilai guna. Inovasi ini mengolah limbah plastik menjadi lilin aromaterapi, sehingga tidak hanya berkontribusi terhadap pengelolaan lingkungan sekolah yang lebih bersih, tetapi juga menanamkan nilai edukatif kepada peserta didik mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular sejak dini.
Dalam kegiatan monev, tim BRIDA Kota Denpasar melakukan peninjauan langsung terhadap proses pelaksanaan inovasi Rapelin di lingkungan sekolah, serta berdiskusi dengan pihak sekolah mengenai tahapan pengolahan, manfaat yang dirasakan, dan tantangan yang dihadapi selama implementasi inovasi. Hasil monitoring dan evaluasi ini diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan dan pengembangan inovasi agar dapat dilaksanakan secara aman, efektif, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, BRIDA Kota Denpasar terus mendorong tumbuhnya inovasi daerah yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan penguatan karakter peserta didik. Inovasi Rapelin di SD Negeri 13 Kesiman diharapkan dapat menjadi praktik baik yang dapat direplikasi pada satuan pendidikan lainnya di Kota Denpasar, dalam rangka mendukung terwujudnya sekolah yang inovatif, peduli lingkungan, dan berwawasan keberlanjutan.
11 Desember 2025
10 Desember 2025
12 Desember 2025