Menu

Gelar Coaching Penginputan Data Inovasi ke Aplikasi Indeks Inovasi Daerah 2026 Sesi III

  • Senin, 06 Juli 2026
  • 30x Dilihat

Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Denpasar menyelenggarakan Coaching Penginputan Data Inovasi ke Aplikasi Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 Sesi III sebagai upaya meningkatkan kualitas pelaporan inovasi daerah serta mendukung optimalisasi capaian Indeks Inovasi Daerah Kota Denpasar.

Kegiatan coaching ini diikuti oleh perwakilan dari Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, Kecamatan Denpasar Timur, Puskesmas IV Denpasar Selatan, dan Kelurahan Tonja. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pendampingan teknis mengenai tata cara penginputan data inovasi sesuai dengan indikator dan ketentuan yang berlaku pada Aplikasi Indeks Inovasi Daerah.

Dalam pelaksanaannya, tim BRIDA Kota Denpasar memberikan penjelasan mengenai mekanisme pengisian data, penyusunan uraian inovasi, kelengkapan dokumen pendukung, serta aspek-aspek yang menjadi indikator penilaian dalam Indeks Inovasi Daerah. Selain penyampaian materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik penginputan data secara langsung serta berkonsultasi mengenai berbagai kendala yang dihadapi selama proses pengisian aplikasi.

Kegiatan coaching ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kapasitas perangkat daerah serta unit pelayanan publik dalam mendokumentasikan inovasi secara sistematis, akurat, dan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan. Dokumentasi inovasi yang baik tidak hanya mendukung penilaian Indeks Inovasi Daerah, tetapi juga menjadi media berbagi praktik baik (best practices) antar perangkat daerah.

Melalui pelaksanaan Coaching Penginputan Data Inovasi ke Aplikasi Indeks Inovasi Daerah Tahun 2026 Sesi III, BRIDA Kota Denpasar menegaskan komitmennya dalam membangun budaya inovasi yang berkelanjutan di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Diharapkan seluruh inovasi yang telah dikembangkan dapat terdokumentasi dengan baik, memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat daya saing dan kinerja inovasi Kota Denpasar di tingkat nasional.