Menu

Gelar Coaching Penginputan Data Inovasi ke Aplikasi Indeks Inovasi Daerah 2026 Hari Ke-4 Sesi I

  • Kamis, 09 Juli 2026
  • 90x Dilihat

Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Denpasar kembali melaksanakan Coaching Penginputan Data Inovasi ke Aplikasi Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 Hari Ke-4 Sesi I sebagai bagian dari rangkaian pendampingan teknis kepada perangkat daerah dalam mendukung peningkatan kualitas pelaporan inovasi dan capaian Indeks Inovasi Daerah Kota Denpasar.

Kegiatan coaching pada sesi ini diikuti oleh perwakilan dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Kelurahan Dangin Puri, Kelurahan Dauh Puri, Kelurahan Kesiman, Kelurahan Padangsambian, dan Kelurahan Panjer. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan setiap inovasi yang telah dikembangkan oleh masing-masing instansi terdokumentasi secara lengkap, sistematis, dan sesuai dengan indikator penilaian pada Aplikasi Indeks Inovasi Daerah.

Dalam pelaksanaannya, tim BRIDA Kota Denpasar memberikan penjelasan mengenai tata cara penginputan data inovasi, penyusunan profil inovasi, pengisian indikator penilaian, pengunggahan dokumen pendukung, serta pemenuhan bukti dukung (evidence) yang menjadi komponen penting dalam proses evaluasi. Selain penyampaian materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik langsung dan berdiskusi mengenai berbagai kendala teknis maupun substansi yang dihadapi dalam proses penginputan data.

Melalui kegiatan coaching ini, BRIDA Kota Denpasar berharap seluruh peserta mampu meningkatkan kualitas penyajian data inovasi sehingga dapat menggambarkan implementasi inovasi yang telah dilaksanakan secara optimal. Dokumentasi inovasi yang baik diharapkan tidak hanya mendukung peningkatan nilai Indeks Inovasi Daerah, tetapi juga menjadi media berbagi praktik baik (best practices) yang dapat diadopsi oleh perangkat daerah lainnya.

BRIDA Kota Denpasar berkomitmen untuk terus memperkuat budaya inovasi melalui pendampingan yang berkelanjutan kepada seluruh perangkat daerah. Dengan kolaborasi yang solid, diharapkan setiap inovasi yang lahir mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, serta mewujudkan Kota Denpasar sebagai kota yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing.