Menu

Gelar Coaching Penginputan Data Inovasi ke Aplikasi Indeks Inovasi Daerah 2026 Hari Ke-2 Sesi III

  • Selasa, 07 Juli 2026
  • 33x Dilihat

Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Denpasar kembali melaksanakan Coaching Penginputan Data Inovasi ke Aplikasi Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 yang memasuki hari kedua sesi III. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BRIDA Kota Denpasar dalam memberikan pendampingan teknis kepada perangkat daerah guna meningkatkan kualitas pelaporan dan dokumentasi inovasi sebagai salah satu indikator penilaian Indeks Inovasi Daerah.

Coaching pada sesi ini diikuti oleh perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Denpasar, serta Dinas Pertanian Kota Denpasar.

Dalam pelaksanaannya, tim BRIDA Kota Denpasar memberikan pendampingan teknis mengenai tata cara penginputan data inovasi ke dalam Aplikasi Indeks Inovasi Daerah, mulai dari penyusunan profil inovasi, pengisian indikator penilaian, pengunggahan dokumen pendukung, hingga pemenuhan bukti dukung (evidence) sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik secara langsung serta berkonsultasi terkait kendala teknis maupun substansi inovasi yang akan diinput ke dalam aplikasi.

Kegiatan coaching ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas perangkat daerah dalam mendokumentasikan inovasi secara sistematis, akurat, dan komprehensif. Dokumentasi inovasi yang berkualitas diharapkan dapat mencerminkan implementasi inovasi yang telah dilaksanakan sekaligus mendukung peningkatan capaian Indeks Inovasi Daerah Kota Denpasar.

Melalui kegiatan ini, BRIDA Kota Denpasar terus berkomitmen membangun ekosistem inovasi yang kuat melalui pendampingan berkelanjutan kepada seluruh perangkat daerah. Dengan sinergi dan kolaborasi yang baik, diharapkan setiap inovasi yang dikembangkan dapat terdokumentasi secara optimal, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta memperkuat posisi Kota Denpasar sebagai daerah yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing.