Menu

Gelar Coaching Penginputan Data Inovasi ke Aplikasi Indeks Inovasi Daerah 2026 Hari Ke-2 Sesi I

  • Selasa, 07 Juli 2026
  • 38x Dilihat

Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Denpasar kembali menyelenggarakan Coaching Penginputan Data Inovasi ke Aplikasi Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 yang memasuki hari kedua sesi I. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pendampingan teknis kepada perangkat daerah dalam rangka meningkatkan kualitas dokumentasi dan pelaporan inovasi sebagai salah satu indikator penilaian Indeks Inovasi Daerah.

Coaching pada sesi ini diikuti oleh perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar, Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, Dinas Sosial Kota Denpasar, serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar.

Dalam kegiatan ini, tim BRIDA Kota Denpasar memberikan pendampingan secara teknis mengenai tata cara penginputan data inovasi ke dalam Aplikasi Indeks Inovasi Daerah, mulai dari penyusunan deskripsi inovasi, pengisian indikator, pengunggahan dokumen pendukung, hingga pemenuhan eviden yang menjadi komponen penilaian. Peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik secara langsung serta berkonsultasi terkait kendala yang dihadapi selama proses penginputan.

Melalui coaching ini, BRIDA Kota Denpasar mendorong setiap perangkat daerah untuk mendokumentasikan inovasi secara lengkap, akurat, dan sesuai dengan pedoman yang berlaku. Dokumentasi inovasi yang baik diharapkan tidak hanya mendukung peningkatan nilai Indeks Inovasi Daerah, tetapi juga menjadi sarana berbagi praktik baik (best practices) yang dapat direplikasi oleh perangkat daerah lainnya.

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen BRIDA Kota Denpasar dalam memperkuat budaya inovasi di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Dengan sinergi dan partisipasi aktif seluruh perangkat daerah, diharapkan inovasi yang telah dikembangkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, serta mendukung terwujudnya Kota Denpasar sebagai daerah yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing.